Amal Baik


 

‎”Luka karena senjata dapat sembuh kembali,Namun takkan sembuh bila lisan yang melukai”

7 Kalimat yang Lebih Bernilai dari Emas dan Perak,”Subhanallah….Alhamdulillah…La ilaah Illallah…Allahu Akbar…Allahummaghfirlii…Allahummarhamnii…Allahummarzuqnii…Jangan sia-siakan Kalimat yang ringan dilisan ini tapi besar dan agung faedahnya.Jangan biarkan satu haripun dalam hidupmu berlalu tanpa mengucapkan kalimat ini dengan lisan dan hatimu!

doa adalah kunci yang sangat ampuh dan mujarab untuk melepaskan kepenatan hati, rasa was-was ataupun segala masalah yang sedang kita hadapi. Ingatlah bahwa doa adalah inti ibadah. Kita percaya bahwa dengan terus dan terus memohon kepada Allah maka Allah akan memudahkan urusan kita.

Segala masalah akan ada kunci jawabnya meskipun entah kapan waktunya. Kita hanya bisa serahkan kepada Allah dan berusaha semaksimal mungkin untuk memecahkannya.Ingatlah apapun masalahnya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.“Ingatlah,… hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (Qs Ar-Ra’d: 28)

Hidup ini tak lekang dengan masalah,silih berganti dari masalah satu ke masalah lain.berdoalah kepada Allah karena itulah kunci dari segala masalah kita

Allah Ta’ala telah berfirman:“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Al Baqarah: 186)

Akhlak yang baik adalah bagian dari amal shalih yang dapat menambah keimanan dan memiliki bobot yang berat dalam timbangan.Pemiliknya sangat dicintai oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan akhlak yang baik adalah salah satu penyebab seseorang untuk dapat masuk Surga.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:”Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin di hari Kiamat melainkan akhlak yang baik, dan sesungguhnya Allah sangat membenci orang yang suka berbicara keji dan ko…tor.” HR. At-Tirmidzi (no. 2002) dan Ibnu Hibban (no. 1920, al-Mawaarid), dari Sahabat Abu Darda’ Radhiyallahu ‘anhu. At-Tirmidzi berkata: “Hadits ini hasan shahih.” Lafazh ini milik at-Tirmidzi, lihat Silsilatul Ahaadiits ash-Shahiihah (no. 876).

‎”obat penawar dari penyakit hati adalah senantiasa merenung,mentadabburi kitabullah,banyak berdzikir,meningkatkan ketaatan kepada Allah,duduk bersama ahli ilmu dan orang-orang shaleh”

surga tidaak akan didapatkan dengan badan yang di manjakan (tanpa beramal/tanpa melakukan ketaatan)Dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,حُفَّتِ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ وَحُفَّتِ ا……لنَّارُ بِالشَّهَوَاتِ “Surga itu diliputi perkara-perkara yang dibenci (oleh jiwa) dan neraka itu diliputi perkara-perkara yang disukai syahwat.”(HR. Muslim)

Manusia hidup di dunia memang pasti merasa sedih dan susah,sebab sifat ini menjadi naluri manusia itu sendiri,Setiap orang di dalam hidupnya pasti mengalami ujian dan cobaan.Manusia tetap manusia,Suatu ketika pasti diuji dan dicoba oleh Allah.Sebab memang demikianlah manusia diciptakan

Allah befirman:“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu,dengan sedikit ketakutan,kelaparan, kekurangan harta,jiwa dan buah-buahan.Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar”.(Al-Baqarah :155).Rasulullah -Shalallahu al…aihi wasalam- seringkali berlindung kepada Allah dan mohon dijauhkan dari rasa sedih dan susah. Beliau sering berdo’a :اللَهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الهَمِّ وَالحُزْنِ, وَمِنَ العَجْزِ وَالكَسَلِ, وَمِنَ الجُبْنِ وَالبُخْلِ”Wahai Allah, aku mohon lindung kepada-Mu dari rasa sedih dan susah, dari rasa lemah dan malas, dan dari sifat pengecut dan kikir”

Dari Abu Al Abbas Abdullah bin Abbas radhiallahuanhuma, beliau berkata : Suatu saat saya berada dibelakang nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam, maka beliau bersabda : Wahai ananda, saya akan mengajarkan kepadamu beberapa perkara: Jagalah All…ah, niscaya dia akan menjagamu, Jagalah Allah niscaya Dia akan selalu berada dihadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah sesungguhnya jika sebuah umat berkumpul untuk mendatangkan manfaat kepadamu atas sesuatu, mereka tidak akan dapat memberikan manfaat sedikitpun kecuali apa yang telah Allah tetapkan bagimu, dan jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmu atas sesuatu , niscaya mereka tidak akan mencelakakanmu kecuali kecelakaan yang telah Allah tetapkan bagimu. Pena telah diangkat dan lembaran telah kering.(Riwayat Turmuzi dan dia berkata : Haditsnya hasan shahih).

‎”Hai manusia, sembahlah Tuhanmu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa.Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui” (Al Baqoroh 21-22)

memurnikan segala ibadah hanya kpada Allah ta’ala dengan tidak mencampur adukan kesyirikan (menyekutukan)Allah dalam beribadah.”Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang lalim itu seorang penol…ong pun(Al Maidah 72)

saat kita merasa lelah untuk mengingatkan seseorang kpd kebaikan,hanya karena orang yg kita ingatkan tidak menunjukkan tanda-tanda mau berubah untuk menjadi lebih baik,Maka ingatlah kpd firman Allah ini, yang artinya, “Dan tetaplah memberi peringatan,karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang b…eriman.”(QS adz-dzaariyaat:55)jangan pernah menyerah untuk menyebarkan kebaikan.

setiap manusia tidaklah lepas dari kesalahan,karena manusia sitempat salah.Semoga istighfar menjadi rutinitas kita sebagaimana rutinitas Nabi kita (muhammad SAW),Beliau dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali beristigfar.

Taubat adalah merupakan kebutuhan manusia,karena manusia ini tidak lepas dari kesalahan.Sebagaimana Nabi Muhammad Saw bersabda :“Kullu bani aadama khoththooun wa khoirul khoththtooiina at tawwaabuun”.(“Setiap Anak Adam pasti ada saja berbua…t salah (khilaf), tetapi sebaik-baik yang berbuat kesalahan adalah mereka yang bertaubat”).

Sesungguhnya setan tidak akan membiarkan begitu saja ketika kita hendak melakukan ketaatan kecuali dia akan membisikkan kepada kita ketakutan dan keraguraguan sehingga kita mengurungkan niat.maka dari itu banyaklah berdoa kepada Allah meminta petunjuknya serta memohon perlindungan kepadanya.”Cukuplah Allah menjadi Peno…long kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”. [Ali Imran : 173]

Ibnu Qoyyim berkata: “Apabila seseorang melakukan ketaatan kepada Allah, maka
setan akan berusaha melemahkan semangatnya, merintangi, memalingkan, dan membuat
dia menunda-nunda melaksanakan ketaatan tersebut. Apabila seorang melakukan
kemaksiatan, maka setan akan membantu dan memanjangkan angan dan keinginannya.”

Sesungguhnya kejujuran itu menunjukkan kepada kebaikan dan kebaikan itu menunjukkan ke surga, dan sungguh seseorang senantiasa berlaku jujur hingga dicatat sebagai seorang yang jujur. Dan sesungguhnya dusta itu menjukkan kepada kejahatan dan kejahatan itu menunjukkan ke neraka, dan sungguh seseorang senantiasa berdusta sehingga dicatat sebagai pendusta.”HR. Al-Bukhari dalam Al-Adab (6094), Muslim dalam Al-Birr wash Shllah (2607).”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengajarkan do’a yang sangat bagus kandungannya, yaitu berisi permintaan rasa yakin agar begitu ringan menghadapi musibah.Do’a tersebut adalah……..

Top of Form

“Allaahummaqsim lanaa min khosy-yatika maa yahuulu bihii bainanaa wa baina ma’aashiika, wa min thoo’atika maa tuballighunaa bihi jannatak, wa minal yaqiini maa tuhawwinu bihi ‘alainaa mushiibaatid dunyaa” (Ya Allah, curahkanlah kepada kami …rasa takut kepadaMu yang menghalangi kami dari bermaksiat kepadaMu, dan ketaatan kepadaMu yang mengantarkan kami kepada SurgaMu, dan curahkanlah rasa yakin yang dapat meringankan berbagai musibah di dunia) (HR. Tirmidzi no. 3502. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

‎”Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan di terima agama itu dari padanya, dan di akherat dia termasuk orang-orang yang merugi”. ( Ali Imran : 85 ).
“Sesungguhnya Agama yang diridhai di sisi Allooh Azza Wa Jalla adalah Islam “. ( Ali Imran : 19 )

‎”wahai TUHAN kami ,berilah kami kebaikan didunia dan kebaikan di akhirat dan jauhkanlah kami dari siksa api neraka” (HR Abu Daud,Ahmad dan Al baghawi)

awalnya tidak biasa melakukan sesuatu,karena terus belajar dan membiasakan diri maka jadilah terbiasa,begitupun melakukan amalan shaleh (yang di ajarkan rasul SAW) awalnya memang berat,butuh latihan dan kesabaran.dengan latihan serta membiasakan diri yang awalnya berat menjadi ringan.yang asalnya tidak biasa menjadi terbiasa.(memang butuh perjuangan)

Allah ‘Azza wajalla berfirman (hadits Qudsi): “Hai anak Adam, Aku menyuruhmu tetapi kamu berpaling, dan Aku melarangmu tetapi kamu tidak mengindahkan, dan Aku menutup-nutupi (kesalahan-kesalahan)mu tetapi kamu tambah berani, dan Aku membiar…kanmu dan kamu tidak mempedulikan Aku. Wahai orang yang esok hari bila diseru oleh manusia akan menyambutnya, dan bila diseru oleh Yang Maha Besar (Allah) dia berpaling dan mengesampingkan, ketahuilah, apabila kamu minta Aku memberimu, jika kamu berdoa kepada-Ku Aku kabulkan, dan apabila kamu sakit Aku sembuhkan, dan jika kamu berserah diri Aku memberimu rezeki, dan jika kamu mendatangiKu Aku menerimamu, dan bila kamu bertaubat Aku ampuni (dosa-dosa)mu, dan Aku Maha Penerima Taubat dan Maha Pengasih.” (HR. Tirmidzi dan Al Hakim)

detik berlalu,waktupun tak terasa,sungguh memang waktu takan kembali,umurpun mulai berkurang,wahai Rabb ku,aku takut perbekalanku tidak cukup untuk mencapai surgamu,karena aku sering lalai dengan perintahmu,sungguh aku tidak tau entah kapan aku mati,dan dimana aku akan mati,”wahai rabbku berkahilah umur hamba,berkahilah,…harta hamba serta berkahilah waktu hamba yang tersisa,jadikanlah hambamu ini hamba yang taat”

cuna nova @pertanyaan yang sangat bagus sekali,Segala puji bagi Allah, Rabb yang telah menunjuki jalan pada bersihnya hati. Sungguh beruntung orang yang mau mensucikan hatinya. Sungguh merugi orang yang mengotori hatinya. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

memang itulah sifat manusia seperti itu tidak melihat bahwa dirinya itu sama si pembuat dosa,adapun menghujat untuk kepentingan/untuk menasehati itu baik sekali.jika memang hujatnya itu berlebihan maka dia tidak mencerminkan seorang muslim yang baik,manusia selalu menyibukkan diri dengan membicarakan aib orang lain, sedangkan aib sendiri yang ada di depan mata tidak diperhatikan. manusia sibuk menggunjing, membicarakan aib saudaranya padahal ia tidak suka dibicarakan. Jika dibanding-bandingkan diri kita dan orang yang digunjing, boleh jadi dia lebih mulia di sisi Allah. Demikianlah hati ini seringkali tersibukkan dengan hal yang sia-sia. Semut di seberang lautan seakan nampak, namun gajah di pelupuk mata seakan-akan tak nampak, artinya aib yang ada di diri kita sendiri jarang kita perhatikan.

Yang seharusnya kita pikirkan adalah aib kita sendiri yang begitu banyak. Tidak perlu kita bercapek-capek memikirkan aib orang lain, atau bahkan menceritakan aib saudara kita di hadapan orang lain. Aib kita, kitalah yang lebih tahu. Adapun aib orang lain, sungguh kita tidak mengetahui seluk beluk hati mereka.tidak ada gunanya kita menyibukan hal-hal yang sia-sia hanya membuang-buang waktu saja,semoga waktu kita diberkahi oleh Allah SWT untuk selalu di isi dengan hal-hal yang baik.

Allahu a’lam……

Di antara cara pengobatan yang bermanfaat dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah ruqyah yang syar’i, yang ditetapkan dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah yang shahih. Ketahuilah, Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan Al-Qur`anul Karim sebagai syifa` (obat/ penyembuh) sebagaimana firman-Nya:

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an apa yang merupakan syifa` dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Al-Isra`: 82)

Al-Imam Ibnu Qayyim rahimahullahu berkata: “Aku pernah tinggal di Makkah selama beberapa waktu dalam keadaan tertimpa berbagai penyakit. Dan aku tidak menemukan tabib maupun obat. Aku pun mengobati diriku sendiri dengan Al-Fatihah yang dibaca berulang-ulang pada segelas air Zam-zam kemudian meminumnya, hingga aku melihat dalam pengobatan itu ada pengaruh yang mengagumkan. Lalu aku menceritakan hal itu kepada orang yang mengeluh sakit. Mereka pun melakukan pengobatan dengan Al-Fatihah, ternyata kebanyakan mereka sembuh dengan cepat.”

Subhanallah! Demikian penjelasan dan persaksian Al-Imam Ibnu Qayyim rahimahullahu terhadap ruqyah serta pengalaman pribadinya berobat dengan membaca Al-Fatihah. (Ad-Da`u wad Dawa` hal. 8, Ath-Thibbun Nabawi hal. 139)

Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan berkata: “Sungguh Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjadikan Al-Qur`an sebagai syifa` bagi penyakit-penyakit hissi (yang dapat dirasakan indera) dan maknawi berupa penyakit-penyakit hati dan badan. Namun dengan syarat, peruqyah dan yang diruqyah harus mengikhlaskan niat. Dan masing-masing meyakini bahwa kesembuhan itu datang dari sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan ruqyah dengan Kalamullah merupakan salah satu di antara sebab-sebab yang bermanfaat.”

Beliau juga berkata: “Pengobatan dengan ruqyah Al-Qur`an merupakan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan amalan salaf. Mereka dahulu mengobati orang yang terkena ‘ain, kesurupan jin, sihir dan seluruh penyakit dengan ruqyah. Mereka meyakini bahwa ruqyah termasuk sarana yang mubah lagi bermanfaat, sementara yang menyembuhkan hanyalah Allah Subhanahu wa Ta’ala saja.” (Al-Muntaqa min Fatawa Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan, juz 1, jawaban soal no. 77)

adapun untuk menyangkut  bilangan bacaannya  itu membutuhkan dalil yang sahih,tidaklah harus terfokus misalnya membaca suat ini musti 7 kali maka penyakit itu akan sembuh.teruslah berulang-ulang membacanya tidak ada batasan bilangan sampai penyakit itu sembuh.Al-Imam Ibnu Qayyim rahimahullahu pun berulang-ulang membaca surat Al-Fatihah,jadi tidak ada bilangan yang khusus untuk mengobati dengan membaca Ayat-Ayat AlQuran kecuali ada dalilnya yang sahih.

Allahu a’lam…………….

 

Manusia hidup diantara dua waktu
Masa lalu,yang membuat kita takjub
Masa mendatang hanya Allah yang tahu
Hari ini…. Apapun yang terjadi
Harus dihadapi dengan usaha, tawakkal dan sabar.

Perjalanan kehidupan terkadang membawa kita terperosok dan jatuh dalam berbagai kesulitan.Kesulitan-kesulitan itu terasa berat bagi kita.Dada seolah-olah menjadi sesak.Bumi yang begitu luas terhampar seolah-olah menjadi sempit.Apakah keadaan ini akan membawa kita berputus asa wahai saudaraku…!!!! “JANGAN” Akan tetapi bersabarlah.

Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Dan ketahuilah, sesungguhnya kemenangan itu beriringan dengan kesabaran. Jalan keluar beriringan dengan kesukaran. Dan sesudah kesulitan itu akan datang kemudahan.” (Hadits riwayat Abdu bin Humaid di dalam Musnad-nya dengan nomor 636, Ad Durrah As Salafiyyah hal. 148)

setiap maksiat yang dilakukan maka setitik hitam menempel dihati,semakin banyak berbuat dosa maka semakin banyak titik hitam yang menutupi hati,”hati seperti baju putih yang jika kotor maka bersegeralah untuk dicuci dengan ketaatan kepada Allah ta’ala”

“jika aku sakit engkaulah ya Rabb yang menyembuhkanku,jika aku dalam kesusahan engkaulah yang memberikan ku kemudahan,jika aku kekurang rezeki engkaulah yang menambahnya,jika aku sedang sendiri dalam kesedihan engkaulah yang selalu menemaniku,sungguh kami adalah hambamu yang membutuhkan mu 100%”

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s