Mendidik


Mendidik Anak Perempuan

Salah satu hal penting dlm membesarkan & mendidik anak perempuan: Hendaknya para orangtua membiasakan anak-anak perempuan mereka utk menutup auratnya sejak kecil, mendidik mereka mengenai kewajiban menutup aurat serta menanamkan rasa malu jika auratnya terbuka. Adalah termasuk kewajiban orangtua mengajarkan kpd anak

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Barang siapa mendatangi tukang ramal lalu menanyakan kepadanya tentang sesuatu perkara dan dia mempercayainya, maka sholatnya tidak di terima selama 40 hari.” (HR. Muslim)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya setiap amal perbuatan itu memiliki masa semangat, setiap semangat juga memiliki masa mengendor. Maka barangsiapa yg masa mengendornya kembali kpd Sunnah Nabi, maka ia berada dalam petunjuk. Namun barangsiapa yg masa mengendornya tidak kembali kpd Sunnah, maka ia akan binasa.”(HR imam ahmad  dan disahihkan oleh al-albani dalam shahihul jamino 2152)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka ia akan diterangi cahaya selama di antara dua Jum’at tersebut.” (HR. An-Nasai dan dishahihkan oleh Al-Albany)

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah melaknat kaum pria yang menyerupai kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupai kaum pria.” (HR. Bukhari no. 6834)

Allah Ta’ala berfirman, yang artinya, “Dan janganlah kamu menyembah sesuatu pun selain Allah, di mana sesuatu yang kamu sembah itu tidak akan memberimu manfaat maupun mencegah bahaya darimu sedikitpun. Jika kamu melakukan perbuatan semacam itu, maka kamu termasuk orang-orang yang dzalim.” (Qs. Yunus 106)

Sesungguhnya Allah menyediakan derajat-derajat kemuliaan yang tinggi, yang tidak bisa diperoleh kecuali dengan sikap sabar tatkala ditimpa dengan bencana, dan rasa syukur tatkala dalam keadaan lapang dan tentram bersama dengan rasa takut kepada Allah, baik dalam keadaan bersendirian maupun dalam keadaan di depan khalayak ramai

Yahya bin Mu’adz berkata, “Menurutku, yang termasuk keperdayaan terbesar adlh terus-menerus berbuat dosa sambil berharap maaf tanpa ada penyesalan, mengharap dekat dengan Allah tanpa berbuat ketaatan, menunggu masa panen surga padahal menanam benih neraka, mengharap negeri orang2 yang taat dgn berbagai kemaksiatan, menunggu balesan tanpa usaha ,dan mengharap kepada allah dengan kelalaian.

Sesungguhnya Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa berlaku baik, tidak hanya kpd sesama manusia, tetapi juga makhluk Allah yg lain. Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, “Ada seorang wanita yang masuk neraka karena seekor kucing, ia mengikatnya kemudian ia tidak memberinya makan dan tidak juga melepaskannya mencari makanan dari serangga bumi”(mutaffakun alaih)

“Maukah aku tunjukan sesuatu amalan yang dengan Allah menghapus dosa-dosa dan mengangkat beberapa derajat?Mereka menjawab,”tentu ya Rasulullah.’Beliau berkata,”Lakukanlah wudhu walau di saat-saat yang memberatkan,perbanyaklah melangkah ke masjid,dan menunggu waktu shalat setelah berlalu waktu shalat yang lain,itu sama dengan Ribath*….itu sama dengan ribath…”{HR Muslim}

*Ribath adalah menjaga perbatasan wilayah kaum muslimin dalam peperangan yang mana pahalanya lebih baik dari dunia dan isinya atau lebih baik jika seseorang shalat dirumahnya selama tujuh puluh tahun.”{HR Ahmad dan Thabrani}

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s