Hati


Hati kita membutuhkan makanan, seperti halnya tubuh membutuhkan pasokan makanan, makanan hati kita adalah amal sholeh dan ilmu yang bermanfaat (ilmu agama). Iman akan sempurna dengan amal sholeh dan ilmu yang bermanfaat, karena keduanya adalah makanan hati.

Sudah tentunya amalan setiap muslim haruslah mengikuti suri tauladan Rasulullah SAW. Syarat di terima suatu amalan adalah dengan mengikuti suri tauladan Rasulullah saw. beliau bersabda: “dan shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat” (HR. Al Bukhari). Tentunya dengan shalat yang benar yang di ajarkan oleh nabi.

Suatu permasalahan bisa teratasi, karena dengan shalat kita bisa mendekatkan diri kepada sang khaliq. Rasulullah saw. sendiri setiap mendapatkan masalah/perkara, beliau selalu mendekatkan diri dengan shalat. Dari Hudzaifah ia berkata: Jika Nabi sedang susah karena suatu perkara, beliaua shalat”.(HR. Abu Dawud)

“Mintalah pertolongan dengan sabar dan mengerjakan shalat, sesungguhnya Allah bersama-sama orang yang sabar” (QS. Al Baqarah:153)

“Batas seseorang dengan kekafiran dan kemusyrikan adalah meninggalkan (shalat).” (HR. Muslim

Jadikan istirahatmu/tidurmu bernilai di sisi Allah, Dalam islam amalan sekecil apapun bisa bernilai ibadah.

Beristirahat misalnya, ia tak sekedar rutuinitas melepas lelah setelah seharian beraktifitas, namun bsa menjadi pohon yang berubah menjadi pahala, Rasulullah telah mengajarkan kepada kita beberapa adab dalam tidur.

” Ya Allah engkau adalah tuhanku, tidak ada tuhan kecuali Engkau, Engakaulah yang menciptakan aku, aku adalah hambaMu, aku akan setia dengan perjanjianku denganMu semampuku,aku berlindung kepadaMu dari kejelekan yang ku perbuat,aku mengakui nikmatMu kepadaku,aku mengakui segala dosaku oleh karena itu ampunilah aku,sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau” (HR. Bukhari)

Waktu adalah sesuatu yang penting untuk diprhatikan,jika ia berlalu maka ia tak akan kembali, setiap hari dari waktu kita beralalu, berarti ajal semakin dekat.

“Maka sudah semestinya kita mengisi waktu dan sisa umur yang ada dengan bekal amal kebaikan untuk menghadapi kehidupan yang panjang.
Allah berfirman yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhtikan apa yang telah di perbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, dan sesungguhnya ALLAH maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Hasyr:18)

Perbanyaklah dzikir kepada Allah SWT.

Berdzikir pengaruhnya sangat menakjubkan dalam mendatangkan kelapangan dada dan ketenangan hati, menghilangkan rasa gundah dan resah

Allah swt. berfirman: “ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi teentram” (QS.Ar Ra’du:28)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s